Surat Yunus Ayat 47
Surat ke-10
Yunus
Ayat 47وَلِكُلِّ اُمَّةٍ رَّسُوْلٌ ۚفَاِذَا جَاۤءَ رَسُوْلُهُمْ قُضِيَ بَيْنَهُمْ بِالْقِسْطِ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ
Wa likulli ummatir rasūl(un), fa iżā jā'a rasūluhum quḍiya bainahum bil-qisṭi wa hum lā yuẓlamūn(a).
Tiap-tiap umat mempunyai rasul; maka apabila telah datang rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka dengan adil dan mereka (sedikitpun) tidak dianiaya.
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Sebagai wujud keadilan Tuhan, Dia mengutus rasul-rasul sebagai pemberi peringatan. _Dan setiap umat_ mempunyai _rasul_ yang menyampaikan ajaran kebenaran disertai bukti-bukti atas kebenaran ajaran tersebut. _Maka apabila rasul mereka telah datang, diberlakukanlah hukum bagi mereka dengan adil dan_ sedikit pun _tidak dizalimi_. Orang yang beriman dan berbuat kebaikan akan diberi pahala, sedangkan yang ingkar dan berbuat mungkar, maka akan disiksa.
Tafsir Ibnu Katsir
<b>Firman Allah Swt.:</b>
<i>Tiap-tiap umat mempunyai rasul, maka apabila telah datang rasul mereka.</i>
Menurut Mujahid, makna yang dimaksud ialah hari kiamat.
<i>...diberikanlah keputusan antara mereka dengan adil.</i>, hingga akhir ayat.
Sama halnya dengan firman Allah Swt. yang mengatakan:
Dan terang-benderanglah bumi (Padang Mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya. (Az Zumar:69). hingga akhir ayat.
Setiap umat akan ditampilkan oleh Allah di hadapan rasulnya masing-masing, sedangkan kitab catatan amal perbuatan mereka —yang baik dan yang buruk— diberikan kepada mereka sebagai saksinya dan para malaikat pencatat amal perbuatan ikut menjadi saksi pula. Demikianlah diberlakukan terhadap semua umat, satu umat demi satu umat. Dan umat Nabi Muhammad yang mulia ini, sekalipun merupakan umat yang terakhir penciptaannya, tetapi mereka merupakan umat yang paling dulu tampil di hari kiamat nanti, lalu diselesaikanlah keputusan hukum di antara mereka, seperti yang disebutkan di dalam kitab Sahihain, bahwa Rasulullah Saw. telah bersabda:
Sesungguhnya kami adalah umat yang paling akhir, tetapi umat yang paling terdahulu kelak di hari kiamat yang beroleh keputusan hukum bagi mereka sebelum umat-umat lainnya.
Sesungguhnya umat Nabi Muhammad Saw. memperoleh kemuliaan ini hanyalah berkat kemuliaan Rasul-Nya, semoga salawat dan salam Allah terlimpahkan kepadanya sampai hari kiamat nanti.
Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.
Posting Komentar