Surat Ta-Ha Ayat 63

Surat ke-20

Ta-Ha

Ayat 63

قَالُوْٓا اِنْ هٰذٰنِ لَسَاحِرٰنِ يُرِيْدَانِ اَنْ يُّخْرِجٰكُمْ مِّنْ اَرْضِكُمْ بِسِحْرِهِمَا وَيَذْهَبَا بِطَرِيْقَتِكُمُ الْمُثْلٰى

Qālū in hāżāni lasāḥirāni yurīdāni ay yukhrijākum min arḍikum bisiḥrihimā wa yażhabā biṭarīqatikumul-muṡlā.

Artinya

Mereka berkata: "Sesungguhnya dua orang ini adalah benar-benar ahli sihir yang hendak mengusir kamu dari negeri kamu dengan sihirnya dan hendak melenyapkan kedudukan kamu yang utama.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Sebagian dari _mereka berkata_, “Wahai penduduk Mesir, _sesungguhnya dua orang ini,_ yaitu Nabi Musa dan Harun, _adalah penyihir yang hendak mengusirmu dari_ Mesir, dari _negerimu_ dan tanah kelahiranmu,_ dengan_ menampilkan_ sihir mereka berdua, dan_ mereka juga _hendak melenyapkan adat kebiasaanmu yang utama_ dan kamu yakini, yaitu kepercayaan yang kamu anut dan kedudukan yang kamu nikmati.

Tafsir Ibnu Katsir

<b>Firman Allah Swt.:</b>

<i>dan hendak melenyapkan kedudukan kalian yang utama.</i>

Yaitu dengan melalui ilmu sihirnya, keduanya dapat merebut kedudukan kalian. Karena sesungguhnya para ahli sihir disegani dan dihormati dikalangan mereka, berkat ilmu sihirnya mereka memperoleh banyak harta dan rezeki. Mereka mengatakan, "Jika kedua orang ini dapat mengalahkan kalian, binasalah kalian dan keduanya akan mengusir kalian dari negeri ini. Karena dengan demikian hanya keduanyalah yang menguasainya tanpa kalian.

Dalam hadis Ibnu Abbas yang menceritakan perihal fitnah telah disebutkan sehubungan dengan makna firman-Nya:

<i>dan hendak melenyapkan kedudukan kalian yang utama. </i>
Yakni keduanya akan menguasai mereka di dalam negeri itu, juga menguasai penghidupannya.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah men­ceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Nu'aim ibnu Hammad, telah menceritakan kepada kami Hasyim, dari Abdur Rahman ibnu Ishaq yang telah mendengar Asy-Sya'bi menceritakan hadis berikut dari Ali sehubungan dengan makna firman-Nya:

<i>dan hendak melenyapkan kedudukan kalian yang utama.</i>
Yaitu keduanya akan merebut hati manusia untuk menyukainya.

Mujahid mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:

<i>...dan hendak melenyapkan kedudukan kalian yang utama. </i>
Yang dimaksud dengan kedudukan utama ialah kedudukan yang terhormat, dipandang sebagai orang yang cerdas, berakal cemerlang, dan mempunyai kekuatan.

Abu Saleh mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:

<i>...kedudukan kalian yang utama.</i>
Yaitu orang-orang terhormat kalian dan orang-orang hartawan kalian. Menurut Ikrimah, artinya orang-orang terbaik kalian.

Qatadah mengatakan bahwa yang dimaksud dengan kedudukan yang utama ialah kedudukan yang dimiliki oleh kaum Bani Israil pada masa itu, mereka adalah orang yang jumlahnya banyak, begitu pula harta bendanya. Maka musuh Allah (Fir'aun) berkata," Keduanya bertujuan hendak merebut kedudukan yang utama itu untuk dirinya sendiri."

Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:

<i>kedudukan kalian yang utama.</i>
Maksudnya, kedudukan yang sekarang kalian kuasai.

Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.

Oleh: Wasatiah

Ilmu adalah obat paling manjur untuk menyembuhkan kebodohan. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Posting Komentar

Posting Komentar