Surat Ta-Ha Ayat 42
Surat ke-20
Ta-Ha
Ayat 42اِذْهَبْ اَنْتَ وَاَخُوْكَ بِاٰيٰتِيْ وَلَا تَنِيَا فِيْ ذِكْرِيْۚ
Iżhab anta wa akhūka bi'āyātī wa lā taniyā fī żikrī.
Pergilah kamu beserta saudaramu dengan membawa ayat-ayat-Ku, dan janganlah kamu berdua lalai dalam mengingat-Ku;
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Allah melanjutkan perintah-Nya kepada Nabi Musa, “Wahai Nabi Musa, _pergilah engkau beserta saudaramu_, Harun, _dengan membawa tanda-tanda_ kekuasaan dan kebesaran-_Ku_, yaitu mukjizat yang pernah engkau saksikan,_ dan janganlah kamu berdua lalai,_ bosan, dan enggan _mengingat- Ku_, baik dalam perjalanan atau saat berada di Mesir.
Tafsir Ibnu Katsir
<b>Firman Allah Swt.:</b>
<i>Pergilah kamu beserta saudaramu dengan membawa ayat-ayat-Ku.</i>
Yaitu dengan membawa hujah-hujah-Ku, bukti-bukti, dan mukjizat-mukjizat dari-Ku.
<i>...dan janganlah kamu berdua lalai dalam mengingat-Ku.</i>
Ali ibnu AbuTalhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa makna yang dimaksud ialah janganlah kamu berdua terlambat.
Menurut Mu jahid, dari Ibnu Abbas, artinya janganlah kamu berdua lemah.
Makna yang dimaksud ialah bahwa keduanya diperintahkan oleh Allah untuk terus-menerus mengingat Allah, bahkan di kala mereka berdua menghadapi Fir'aun, harus tetap ingat kepada Allah. Dimaksudkan agar mengingat Allah dapat membantu keduanya menghadapi Fir'aun dan menjadi kekuatan bagi keduanya serta menjadi pengaruh yang dapat mematahkan Fir'aun, seperti yang telah disebutkan dalam hadis berikut:
Sesungguhnya hamba-Ku yang sebenar-benarnya ialah seseorang yang selalu mengingat-Ku saat dia sedang melaksanakan tugasnya.
Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.
Posting Komentar