Surat Ta-Ha Ayat 14

Surat ke-20

Ta-Ha

Ayat 14

اِنَّنِيْٓ اَنَا اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدْنِيْۙ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ

Innanī anallāhu lā ilāha illā ana fa‘budnī, wa aqimiṣ-ṣalāta liżikrī.

Artinya

Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Wahai Musa, ketahuilah _sesungguhnya Aku ini_ adalah_ Allah_, Tuhanmu, dan sungguh _tidak ada tuhan_ pencipta alam raya yang layak disembah _selain Aku, maka_ berimanlah kepada-Ku, _sembahlah Aku, dan laksanakanlah salat untuk mengingat-Ku_ dan bersyukur kepada-Ku.” Inilah prinsip pertama akidah, yaitu keesaan Tuhan.

Tafsir Ibnu Katsir

<b>Firman Allah Swt.:</b>

<i>...maka sembahlah Aku.</i>

Maksudnya, Esakanlah Aku dan sembahlah Aku tanpa mempersekutukan Aku.

<i>...dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku.</i>

Menurut suatu pendapat, makna yang dimaksud ialah salatlah kamu untuk mengingat-Ku.

Menurut pendapat lain, maksudnya ialah dirikanlah salat bilamana kamu ingat kepada-Ku.

Makna yang kedua ini diperkuat oleh hadis yang dikemukakan oleh Imam Ahmad. Ia mengatakan:

telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman ibnu Mahdi, telah menceritakan kepada kami Al-Musanna ibnu Sa'id, dari Qatadah, dari Anas, dari Rasulullah Saw. yang telah bersabda: Apabila seseorang di antara kalian tertidur hingga meninggalkan salatnya atau lupa kepada salatnya, hendaklah ia mengerjakannya saat mengingatnya. Karena sesungguhnya Allah Swt. telah berfirman,

<i>"Dirikanlah salat untuk mengingat-Ku."</i>

Di dalam kitab Sahihain disebutkan sebuah hadis melalui sahabat Anas r.a., bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda:

Barang siapa tidur meninggalkan salat (nya) atau lupa kepadanya, maka kifaratnya ialah mengerjakannya (dengan segera) manakala ingat kepadanya, tiada kifarat lain kecuali hanya itu.

Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.

Oleh: Wasatiah

Ilmu adalah obat paling manjur untuk menyembuhkan kebodohan. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Posting Komentar

Posting Komentar