Surat An-Nisa Ayat 98
Surat ke-4
An-Nisa
Ayat 98اِلَّا الْمُسْتَضْعَفِيْنَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاۤءِ وَالْوِلْدَانِ لَا يَسْتَطِيْعُوْنَ حِيْلَةً وَّلَا يَهْتَدُوْنَ سَبِيْلًاۙ
Illal-mustaḍ‘afīna minar-rijāli wan-nisā'i wal-wildāni lā yastaṭī‘ūna ḥīlataw wa lā yahtadūna sabīlā(n).
kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau wanita ataupun anak-anak yang tidak mampu berdaya upaya dan tidak mengetahui jalan (untuk hijrah),
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
_Kecuali mereka yang tertindas,_ yang sangat lemah, _baik laki-laki atau perempuan dan anak-anak yang_ karenanya mereka _tidak berdaya dan tidak _pula_ mengetahui jalan_ untuk berhijrah, _maka mereka itu_ adalah orang-orang yang _mudah-mudahan Allah memaafkan mereka_ karena ketidakmampuan mereka untuk berhijrah, bukan karena pilihan dan kemauan mereka sendiri._ Allah_ senantiasa _Maha Pemaaf_ atas segala kesalahan mereka, dan_ Maha Pengampun_ atas segala dosa mereka.
Tafsir Ibnu Katsir
<b>Firman Allah Swt.:</b>
<i>kecuali mereka yang tertindas. (An Nisaa:98), hingga akhir ayat.</i>
Hal ini merupakan pemaafan dari Allah Swt. buat mereka dalam meninggalkan hijrah. Demikian itu karena mereka tidak mampu melepaskan dirinya dari tangan kekuasaan kaum musyrik. Seandainya mereka mempunyai kemampuan untuk melakukan apa yang mereka ketahui, niscaya mereka akan menempuh jalan untuk hijrah. Karena itulah dalam firman selanjutnya disebutkan:
<i>yang tidak mampu berdaya upaya dan tidak mengetahui jalan (untuk berhijrah).</i>
Menurut Mujahid, Ikrimah, dan As-Saddi, yang dimaksud dengan sabil dalam ayat ini ialah jalan untuk hijrah.
<b>Firman Allah Swt.:</b>
<i>mereka itu, mudah-mudahan Allah memaafkannya.</i>
Allah memaafkan ketidakikutan mereka dalam berhijrah, dan mudah-mudahan yang datang dari Allah berarti suatu kepastian, yakni mereka pasti dimaafkan oleh-Nya.
Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.
Posting Komentar