Surat An-Nahl Ayat 49

Surat ke-16

An-Nahl

Ayat 49

وَلِلّٰهِ يَسْجُدُ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ مِنْ دَاۤبَّةٍ وَّالْمَلٰۤىِٕكَةُ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ

Wa lillāhi yasjudu mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍi min dābbatiw wal-malā'ikatu wa hum yastakbirūn(a).

Artinya

Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para ma]aikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

_Dan_ tidakkah mereka memperhatikan pula bahwa _segala apa yang ada di langit dan di bumi hanya bersujud kepada Allah? Yaitu semua makhluk_ yang hidup dan _bergerak_ di bumi ini, _dan_ demikian juga _para malaikat, dan mereka_ (malaikat) _tidak_ pernah _menyombongkan diri_ dan membangkang perintah Allah.

Tafsir Ibnu Katsir

Abu Galib Asy-Syaibani mengatakan, laut berombak merupakan ungkapan salatnya, dan laut diumpamakan sebagai makhluk yang berakal bila sujud dikaitkan kepadanya, seperti yang disebutkan di dalam firman-Nya:

<i>Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi.</i>

Sama dengan apa yang disebutkan di dalam firman-Nya:

Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari. (Ar Ra'du:15)

<b>Firman Allah Swt.:</b>

<i>...dan (juga) para malaikat, sedangkan mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.</i>

Para malaikat bersujud kepada Allah, yakni mereka tidak merasa enggan untuk menyembah Allah.

Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.

Oleh: Wasatiah

Ilmu adalah obat paling manjur untuk menyembuhkan kebodohan. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Posting Komentar

Posting Komentar