Surat Ibrahim Ayat 42
Surat ke-14
Ibrahim
Ayat 42وَلَا تَحْسَبَنَّ اللّٰهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظّٰلِمُوْنَ ەۗ اِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيْهِ الْاَبْصَارُۙ
Wa lā taḥsabannallāha gāfilan ‘ammā ya‘maluẓ-ẓālimūn(a), innamā yu'akhkhiruhum liyaumin tasykhaṣu fīhil-abṣār(u).
Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak,
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Usai mengisahkan doa-doa Nabi Ibrahim dalam beberapa ayat sebelumnya, pada ayat-ayat berikut Allah menegaskan betapa Dia tidak pernah lengah mengawasi perbuatan orang yang zalim dan durhaka. Dia berfirman, "_Dan janganlah_ sekali-kali _engkau_ atau siapa pun juga _mengira bahwa Allah lengah_ sehingga lalai atau lupa _dari_ menjatuhkan sanksi atas _apa yang diperbuat oleh orang yang zalim. Sesungguhnya Allah_ hanya sedang _menangguhkan_ hukuman yang akan dijatuhkan-Nya kepada _mereka sampai hari yang pada waktu itu mata_ mereka _terbelalak_ akibat dahsyatnya hari Pembalasan itu.
Tafsir Ibnu Katsir
<b>Firman Allah Swt.:</b>
<i>Dan janganlah sekali-kali kamu menduga.</i>
Khitab atau pembicaraan ayat ini ditujukan kepada Nabi Muhammad Saw.
<i>bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim.</i>
Artinya, janganlah kamu mempunyai dugaan bahwa Allah melupakan orang-orang yang zalim dan membiarkan mereka tanpa menghukum mereka karena perbuatannya, hanya karena Allah menangguhkan ajal kebinasaan mereka. Bahkan Allah menghitung-hitung semua perbuatan zalim yang mereka lakukan dengan perhitungan yang sangat terperinci.
<i>Sesungguhnya Allah memberi tangguh mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak.</i>
Yaitu karena kedahsyatan dan kengerian serta huru-hara yang terjadi di hari kiamat.
Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.
Posting Komentar