Surat Ibrahim Ayat 30
Surat ke-14
Ibrahim
Ayat 30وَجَعَلُوْا لِلّٰهِ اَنْدَادًا لِّيُضِلُّوْا عَنْ سَبِيْلِهٖۗ قُلْ تَمَتَّعُوْا فَاِنَّ مَصِيْرَكُمْ اِلَى النَّارِ
Wa ja‘alū lillāhi andādal liyuḍillū ‘an sabīlih(ī), qul tamatta‘ū fa inna maṣīrakum ilan-nār(i).
Orang-orang kafir itu telah menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah supaya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: "Bersenang-senanglah kamu, karena sesungguhnya tempat kembalimu ialah neraka".
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
_Dan_ tidak hanya mengingkari Allah dan nikmat-nikmat-Nya, _mereka_ (orang kafir) _itu telah menjadikan_ dan menyembah berhala-berhala sebagai _tandingan bagi Allah_ yang seharusnya mereka imani dan esakan. Mereka melakukan hal tersebut _untuk menyesatkan_ manusia_ dari jalan_ dan agama-_Nya_. Wahai Nabi Muhammad, _katakanlah_ kepada mereka, "_Bersenang-senanglah_ di dunia ini dengan keingkaran _kamu, karena sesungguhnya_ dunia ini akan segera sirna dan _tempat kembalimu_ adalah _ke neraka_. Di sanalah kamu akan menerima balasan setimpal atas keingkaranmu."
Tafsir Ibnu Katsir
<b>Firman Allah Swt.:</b>
<i>Orang-orang kafir itu telah menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah supaya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. </i>
Maksudnya, mereka menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah yang mereka sembah di samping menyembah Allah, dan mereka mengajak manusia kepada hal tersebut.
Kemudian Allah Swt. mengancam mereka dengan ancaman yang keras melalui lisan Nabi-Nya:
<i>Katakanlah, "Bersenang-senanglah kalian, karena sesungguhnya tempat kembali kalian ialah neraka."</i>
Yakni selagi kalian mampu melakukannya di dunia, lakukanlah. Tetapi apa pun yang akan terjadi:
<i>...maka sesungguhnya tempat kembali kalian ialah neraka."</i>
Tempat kembali dan tempat menetap kalian ialah neraka. Makna ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh Allah Swt. dalam ayat yang lain melalui firman-Nya:
Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras. (Lukman: 24)
(Bagi mereka) kesenangan (sementara) di dunia, kemudian kepada Kamilah mereka kembali, kemudian Kami rasakan kepada mereka siksayang berat, disebabkan kekafiran mereka. (Yunus:70)
Tafsir as-Sa'di
"Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menukar nik-mat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan. Yaitu Neraka Jahanam; mereka masuk ke dalamnya; dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman. Orang-orang kafir itu telah menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah supaya mereka menyesatkan (manusia) dari jalanNya. Katakanlah, 'Bersenang-senanglah kamu, karena sesungguhnya tempat kembalimu ialah neraka'." (Ibrahim: 28-30).
(28) Allah تعالى berfirman menjelaskan kondisi riil orang-orang yang mendustakan RasulNya, dari kalangan orang-orang kafir Quraisy dan kesudahan ulah mereka. ﴾ أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ بَدَّلُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ كُفۡرٗا ﴿ "Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menukar nikmat Allah dengan kekafiran", kenikmatan dari Allah yakni pengutusan Mu-hammad kepada mereka untuk menyeru mereka kepada pencapaian kebaikan-kebaikan di dunia dan akhirat, dan (menyeru) kepada keselamatan dari macam-macam kejelekan dunia dan akhirat. Mereka menggantikan nikmat ini dengan menampiknya dan mengingkari-nya serta berpaling darinya dengan tindakan diri mereka sendiri dan menghalangi orang lain sehingga ﴾ أ َ ح َ ل ّ ُ و ْ ا قَوۡمَهُمۡ دَارَ ٱلۡبَوَارِ ﴿ "dan men-jatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan", yaitu neraka. Mereka menjadi faktor penyebab kesesatan mereka sendiri, hingga menjelma sebagai malapetaka bagi kaum mereka, padahal diperkirakan memberikan manfaat bagi mereka. Di antaranya, mereka berhasil membujuk kaum mereka untuk keluar menuju perang Badar guna memerangi Allah dan RasulNya. Maka, terjadilah apa yang sudah dibukukan sejarah. Banyak pembesar dan tokoh mereka yang terbunuh dalam pertempuran tersebut.
(29) ﴾ جَهَنَّمَ يَصۡلَوۡنَهَاۖ ﴿ "Yaitu Neraka Jahanam, mereka masuk ke dalamnya", panasnya akan mengitari diri mereka dari semua sisi. ﴾ وَبِئۡسَ ٱلۡقَرَارُ ﴿ "Dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman."
(30) ﴾ وَجَعَلُواْ لِلَّهِ أَندَادٗا ﴿ "Dan orang-orang kafir itu telah menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah", tandingan-tandingan dan sekutu-sekutu ﴾ لِّيُضِلُّواْ عَن سَبِيلِهِۦۗ ﴿ "supaya mereka menyesatkan (manusia) dari jalanNya", untuk menyesatkan para hamba dari jalan Allah melalui tandingan-tandingan yang telah mereka tetapkan bagi Allah dan menyeru orang-orang untuk menyembahnya. ﴾ قُلۡ ﴿ "Katakanlah", untuk meng-ancam mereka, ﴾ تَمَتَّعُواْ ﴿ "Bersenang-senanglah", dengan kekufuran dan kesesatan kalian sejenak. Kesempatan itu tidaklah bermanfaat bagi kalian ﴾ فَإِنَّ مَصِيرَكُمۡ إِلَى ٱلنَّارِ ﴿ "karena sesungguhnya tempat kembali-mu ialah neraka", tempat kembali dan tempat kesudahan mereka adalah di dalamnya. Dan neraka itu merupakan seburuk-buruk tempat kembali.
Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir as-Sa'di.
Posting Komentar