Surat Ibrahim Ayat 25
Surat ke-14
Ibrahim
Ayat 25تُؤْتِيْٓ اُكُلَهَا كُلَّ حِيْنٍ ۢبِاِذْنِ رَبِّهَاۗ وَيَضْرِبُ اللّٰهُ الْاَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَ
Tu'tī ukulahā kulla ḥīnim bi'iżni rabbihā, wa yaḍribullāhul-amṡāla lin-nāsi la‘allahum yatażakkarūn(a).
pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Pohon _itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu dengan seizin Tuhannya_. Seperti itulah pohon keimanan; akarnya terpatri dengan kuat di dada kaum mukmin, dan cabangnya yang berupa amal saleh dipersembahkan kepada Allah setiap waktu. _Dan_ demikianlah, _Allah membuat perumpamaan itu_ sebagai gambaran _untuk manusia_ renungkan _agar mereka selalu ingat_ akan kebesaran dan kekuasaan Allah.
Tafsir Ibnu Katsir
<b>Firman Allah Swt.:</b>
<i>...pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim.</i>
Menurut suatu pendapat, yang dimaksud dengan kulla hinin ialah setiap pagi dan petang. Menurut pendapat lain yaitu setiap bulan, sedangkan pendapat lainnya mengatakan setiap dua bulan. Pendapat lain menyebutkan setiap enam bulan, ada yang mengatakan setiap tujuh bulan, ada pula yang mengatakan setiap tahun.
Makna lahiriah konteks ayat menunjukkan bahwa perumpamaan orang mukmin sama dengan pohon yang selalu mengeluarkan buahnya setiap waktu, baik di musim panas maupun di musim dingin, siang dan malam hari. Begitu pula keadaan seorang mukmin, amal salehnya terus-menerus diangkat (ke langit) baginya, baik di tengah malam maupun di siang hari, setiap waktu.
<i>...dengan seizin Tuhannya.</i>
Yakni mengeluarkan buahnya yang sempurna, baik, banyak, bermanfaat, lagi diberkati.
<i>Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.</i>
Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.
Posting Komentar