Surat Hud Ayat 99

Surat ke-11

Hud

Ayat 99

وَاُتْبِعُوْا فِيْ هٰذِهٖ لَعْنَةً وَّيَوْمَ الْقِيٰمَةِۗ بِئْسَ الرِّفْدُ الْمَرْفُوْدُ

Wa utbi‘ū fī hāżihī la‘nataw wa yaumal-qiyāmah(ti), bi'sar-rifdul-marfūd(u).

Artinya

Dan mereka selalu diikuti dengan kutukan di dunia ini dan (begitu pula) di hari kiamat. La'nat itu seburuk-buruk pemberian yang diberikan.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

_Dan mereka_ selalu _diikuti dengan laknat_ atau kutukan _di sini_, yakni di dunia dengan laknat yang terus menerus hingga masuk ke liang kubur setelah ditenggelamkan di laut Merah, _dan_ begitu pula _pada hari Kiamat_ mereka akan mendapat laknat lain dengan dimasukkannya mereka ke dalam neraka. Laknat _itu seburuk-buruk pemberian yang diberikan_ Allah kepada mereka yang mengingkari risalah yang dibawa Nabi Musa.

Tafsir Ibnu Katsir

<b>Firman Allah Swt.:</b>

<i>Dan mereka selalu diikuti dengan kutukan di dunia ini dan (begitu pula) di hari kiamat.</i>, hingga akhir ayat.

Yakni sebagai tambahan dari azab neraka Kami ikutkan kepada mereka laknat (kutukan) di dunia.

<i>...dan (begitu pula) di hari kiamat. Laknat itu seburuk-buruk pemberian yang diberikan.</i>

Mujahid mengatakan bahwa ditambahkan kepada mereka kutukan pada hari kiamat, sehingga kutukan yang mereka terima sebanyak dua kali.

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan firman Allah Swt.:

Laknat itu seburuk-buruk pemberian yang diberikan.
Yang dimaksud ialah laknat dunia dan laknat akhirat.

Hal yang sama telah dikatakan oleh Ad-Dahhak dan Qatadah. Hal ini semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan Kami jadikan mereka pemimpin-pemimpin yang menyeru (manusia) ke neraka, dan pada hari kiamat mereka tidak akan ditolong. Dan Kami ikutkanlah laknat kepada mereka di dunia ini, dan pada hari kiamat mereka termasuk orang-orang yang dijauh­kan (dari rahmat Allah). (Al Qashash:41-42)

Kepada mereka ditampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat. (Dikatakan kepada mereka), "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras.”(Al-Mu’min: 46)

Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.

Oleh: Wasatiah

Ilmu adalah obat paling manjur untuk menyembuhkan kebodohan. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Posting Komentar

Posting Komentar