Surat Hud Ayat 52

Surat ke-11

Hud

Ayat 52

وَيٰقَوْمِ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوْبُوْٓا اِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّمَاۤءَ عَلَيْكُمْ مِّدْرَارًا وَّيَزِدْكُمْ قُوَّةً اِلٰى قُوَّتِكُمْ وَلَا تَتَوَلَّوْا مُجْرِمِيْنَ

Wa yā qaumistagfirū rabbakum ṡumma tūbū ilaihi yursilis-samā'a ‘alaikum midrāraw wa yazidkum quwwatan ilā quwwatikum wa lā tatawallau mujrimīn(a).

Artinya

Dan (dia berkata): "Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa".

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

_Dan_ Nabi Hud lalu mengajak mereka, _"Wahai kaumku! Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu_ yang selama ini telah melimpahkan karuniaNya kepadamu, dan mohonlah ampunan atas dosa yang kalian perbuat _lalu bertobatlah kepada-Nya_ dengan meninggalkan kedurhakaan dan bertekad untuk tidak mengulanginya, _niscaya Dia_ akan _menurunkan hujan yang sangat deras_ yang membawa keberkahan dengan berbagai karunia lahir dan batin, dan _Dia akan menambahkan_ pula_ kekuatan_ yang besar berupa kekuatan spiritual buah dari keimanan kepada Allah atau berupa keturunan dan harta benda _di atas kekuatan_ fisikmu yang kalian miliki sekarang. (Lihat: Surah Nuh/71: 10-12). Maka sekali lagi bertobatlah, _dan janganlah kamu berpaling_ dari tuntunan-Nya yang aku sampaikan, dan janganlah kembali lagi _menjadi orang yang berdosa."_ Ayat ini menunjukkan bahwa beristigfar dan bertobat adalah pangkal segala kebaikan jiwa, raga, harta, dan keturunan.

Tafsir Ibnu Katsir

Kemudian Nabi Hud menganjurkan kaumnya untuk beristigfar, karena dengan istigfar itu dosa-dosa yang telah lalu dapat dihapuskan, dan hendaknyalah mereka bertobat dari dosa-dosa tersebut di masa mendatangnya. Barang siapa yang menyandang sifat ini, niscaya Allah akan memudahkan jalan rezekinya dan semua urusannya, dan Allah akan selalu memeliharanya. Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:

<i>...niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atas kalian.</i>

Di dalam sebuah hadis disebutkan seperti berikut:

Barang siapa yang tetap melakukan istigfar, Allah menjadikan baginya kemudahan dari setiap kesulitan dan dari setiap kesem­pitan jalan keluarnya, serta Allah memberinya rezeki dari arah yang tidak diduga-duganya.

Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.

Oleh: Wasatiah

Ilmu adalah obat paling manjur untuk menyembuhkan kebodohan. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Posting Komentar

Posting Komentar