Surat Hud Ayat 2

Surat ke-11

Hud

Ayat 2

اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّا اللّٰهَ ۗاِنَّنِيْ لَكُمْ مِّنْهُ نَذِيْرٌ وَّبَشِيْرٌۙ

Allā ta‘budū illallāh(a), innanī lakum minhu nażīruw wa basyīr(un).

Artinya

agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa khabar gembira kepadamu daripada-Nya,

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Allah menurunkan ayat-ayat Al-Qur'an yang sangat indah dan tersusun rapi serta mendetail kandungannya, _agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku_, Muhammad, _adalah pemberi peringatan_ adanya siksa bagi orang-orang yang ingkar _dan pembawa berita gembira dari-Nya_, yakni surga _untukmu_ wahai orang-orang yang beriman.

Tafsir Ibnu Katsir

<b>Firman Allah Swt.:</b>

<i>...agar kalian tidak menyembah selain Allah.</i>

Artinya, Al-Qur'an yang muhkam dan mufassal ini diturunkan agar hanya Allah sematalah yang disembah, tiada sekutu bagi-Nya. Ayat ini pengertiannya sama dengan ayat lain yang disebutkan oleh firman-Nya:

Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya, "Bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Aku, maka sembahlah oleh kamu sekalian akan Aku." (Al Anbiyaa:25)

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Tagut.” (An Nahl:36)

<b>Firman Allah Swt.:</b>

<i>Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira kepada kalian dari-Nya.</i>

Maksudnya, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan bagi kalian dari azab Allah jika kalian menentang-Nya, dan sebagai pembawa berita gembira dengan pahala yang berlimpah jika kalian taat kepada-Nya.

Di dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Rasulullah Saw. menaiki Bukit Safa, lalu memanggil semua puak kabilah Quraisy yang terdekat, kemudian yang masih ada hubungan famili dengannya, hingga mereka berkumpul, lalu Rasulullah Saw. bersabda:

Hai orang-orang Quraisy, bagaimanakah penilaian kalian jika aku beritakan kepada kalian bahwa pasukan berkuda akan menyerang kalian di waktu pagi. Apakah kalian akan percaya kepadaku? Mereka menjawab, "Kami belum pernah melihat engkau berbuat suatu kedustaan." Maka Rasulullah Saw. bersabda: Maka sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan kepada kalian di hadapan azab yang keras.

Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.

Oleh: Wasatiah

Ilmu adalah obat paling manjur untuk menyembuhkan kebodohan. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Posting Komentar

Posting Komentar