Surat At-Taubah Ayat 89

Surat ke-9

At-Taubah

Ayat 89

اَعَدَّ اللّٰهُ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ ذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ ࣖ

A‘addallāhu lahum jannātin tajrī min taḥtihal-anhāru khālidīna fīhā, żālikal-fauzul-‘aẓīm(u).

Artinya

Allah telah menyediakan bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

_ Allah telah menyediakan bagi mereka_, orang mukmin, _surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar_. Keberuntungan hakiki adalah ketika amal seseorang menyelamatkannya dari neraka dan mengantarkannya ke surga.

Tafsir Ibnu Katsir

Setelah menyebutkan dosa orang-orang munafik dan menjelaskan pujian-Nya kepada orang-orang mukmin serta menyebutkan tempat kembali orang-orang yang beriman kelak di hari kemudian, maka Allah Swt. berfirman:

<i>Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersama dia, mereka berjihad.</i>, hingga akhir ayat berikutnya.

Hal ini menerangkan tentang keadaan orang-orang mukmin dan tempat kembali mereka di alam akhirat.

Firman Allah Swt.:

<i>Dan mereka itulah orang-orang yang memperoleh kebaikan.</i>

Yaitu di hari kemudian nanti, di surga Firdaus dan kedudukan-kedudukan yang tinggi.

Tafsir as-Sa'di

"Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, mereka berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan mereka itulah orang-orang yang memperoleh kebaikan, dan mereka itulah (pula) orang-orang yang beruntung. Allah telah menyediakan bagi mereka Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar." (At-Taubah: 88-89).
(88) Allah تعالى berfirman, Jika orang-orang munafik itu tidak berangkat jihad, maka Allah tidak membutuhkan mereka, Allah memiliki hamba-hamba khusus yang dikhususkanNya dengan ka-runiaNya yang melaksanakan perkara ini, mereka adalah ﴾ ٱلرَّسُولُ ﴿ "Rasul" Muhammad ﷺ ﴾ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مَعَهُۥ ﴿ "dan orang-orang yang ber-iman bersamanya", mereka berjihad ﴾ بِأَمۡوَٰلِهِمۡ وَأَنفُسِهِمۡۚ ﴿ "dengan harta dan diri mereka," tanpa merasa berat dan malas, bahkan mereka berba-hagia dan optimis, mereka itu adalah ﴾ لَهُمُ ٱلۡخَيۡرَٰتُۖ ﴿ "orang-orang yang memperoleh kebaikan", yang banyak di dunia dan akhirat. Dan me-reka itu adalah ﴾ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ ﴿ "orang-orang yang beruntung", yang me-raih keinginan tertinggi dan impian yang mulia.
(89) ﴾ أَعَدَّ ٱللَّهُ لَهُمۡ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَاۚ ذَٰلِكَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِيمُ ﴿ "Allah telah menyediakan bagi mereka Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar." Cela-kalah orang yang tidak berminat kepada apa yang mereka minati, dia merugi agama, dunia, dan akhiratnya. Ini mirip dengan Firman Allah تعالى,
﴾ قُلۡ ءَامِنُواْ بِهِۦٓ أَوۡ لَا تُؤۡمِنُوٓاْۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ مِن قَبۡلِهِۦٓ إِذَا يُتۡلَىٰ عَلَيۡهِمۡ يَخِرُّونَۤ لِلۡأَذۡقَانِۤ سُجَّدٗاۤ 107 ﴿
"Katakanlah, 'Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah).' Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengeta-huan sebelumnya apabila al-Qur`an dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud." (Al-Isra`: 107).
Dan FirmanNya,
﴾ فَإِن يَكۡفُرۡ بِهَا هَٰٓؤُلَآءِ فَقَدۡ وَكَّلۡنَا بِهَا قَوۡمٗا لَّيۡسُواْ بِهَا بِكَٰفِرِينَ 89 ﴿
"Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya (yang tiga macam itu), maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekali-kali tidak akan mengingkarinya." (Al-An'am: 89).

Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir as-Sa'di.

Oleh: Wasatiah

Ilmu adalah obat paling manjur untuk menyembuhkan kebodohan. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Posting Komentar

Posting Komentar