Surat Ar-Ra'd Ayat 40

Surat ke-13

Ar-Ra'd

Ayat 40

وَاِنْ مَّا نُرِيَنَّكَ بَعْضَ الَّذِيْ نَعِدُهُمْ اَوْ نَتَوَفَّيَنَّكَ فَاِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلٰغُ وَعَلَيْنَا الْحِسَابُ

Wa immā nuriyannaka ba‘ḍal-lażī na‘iduhum au natawaffayannaka fa innamā ‘alaikal-balāgu wa ‘alainal-ḥisāb(u).

Artinya

Dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebahagian (siksa) yang Kami ancamkan kepada mereka atau Kami wafatkan kamu (hal itu tidak penting bagimu) karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedang Kami-lah yang menghisab amalan mereka.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Kami-Allah-Mahakuasa menetapkan atau menghapus hukum yang Kami kehendaki sesuai kebijaksanaan Kami. _Dan sungguh, jika_ _Kami perlihatkan kepadamu_, wahai Nabi Muhammad, di dunia ini _sebagian_ dari siksaan dan balasan _yang Kami ancamkan kepada mereka_ (orang kafir) sebagaimana permintaan mereka, _atau Kami wafatkan engkau_ sebelum menyaksikan siksaan itu datang kepada mereka-namun mereka pasti akan merasakannya-_maka sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja_ dakwah dan risalah yang kami titipkan kepadamu, _dan Kamilah yang_ akan _memperhitungkan_ amal mereka serta balasan yang akan mereka terima atasnya.

Tafsir Ibnu Katsir

Allah Swt. berfirman kepada Rasul-Nya:

<i>Dan jika Kami perlihatkan kepadamu.</i>

hai Muhammad, sebagian dari kehinaan dan pembalasan yang telah Kami siapkan buat musuh-musuhmu di dunia.

<i>...atau Kami wafatkan kamu.</i>

sebelum itu.

<i>...karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja.</i>

Yakni sesungguhnya Kami mengutusmu hanyalah untuk menyampaikan kepada mereka risalah Allah, dan engkau telah melakukan apa yang diperintahkan kepadamu.

<i>...sedangkan Kamilah yang menghisab.</i>

Yaitu menghisab amalan mereka dan membalasnya. Ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka, tetapi orang yang berpaling dan kafir, maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar. Sesungguhnya kepada Kamilah kembali mereka, kemudian sesungguhnya kewajiban Kamilah menghisab mereka. (Al-Gasyiyah: 21-26)

Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.

Oleh: Wasatiah

Ilmu adalah obat paling manjur untuk menyembuhkan kebodohan. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Posting Komentar

Posting Komentar