Surat Ar-Ra'd Ayat 10

Surat ke-13

Ar-Ra'd

Ayat 10

سَوَاۤءٌ مِّنْكُمْ مَّنْ اَسَرَّ الْقَوْلَ وَمَنْ جَهَرَ بِهٖ وَمَنْ هُوَ مُسْتَخْفٍۢ بِالَّيْلِ وَسَارِبٌۢ بِالنَّهَارِ

Sawā'um minkum man asarral-qaula wa man jahara bihī wa man huwa mustakhfim bil-laili wa sāribum bin-nahār(i).

Artinya

Sama saja (bagi Tuhan), siapa diantaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus-terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Karena Dia mengetahui yang gaib dan yang nyata, maka _sama saja_ bagi Allah, _siapa di antaramu yang_ mencoba _merahasiakan ucapannya_ sehingga tidak diketahui orang lain, _dan siapa yang berterus terang dengan_ ucapan-_nya_; _dan_ sama mudahnya bagi-Nya untuk tahu_ siapa_ di antara kamu _yang bersembunyi pada malam hari_ sehingga tidak diketahui orang lain, _dan yang berjalan pada siang hari_ sehingga disaksikan orang lain.

Tafsir Ibnu Katsir

Allah Swt. menceritakan perihal ilmu-Nya yang meliputi segala sesuatu dan semua- makhluk-Nya. Sama saja bagi Allah apakah sebagian dari mereka merahasiakan ucapannya atau berterus terang, sesungguhnya Allah mendengar semuanya, tiada sesuatu pun yang tersembunyi bagi-Nya. Sama halnya dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan jika kamu mengeraskan ucapanmu, maka sesungguhnya Dia mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi. (Thaahaa:7)

dan Yang mengetahui apa yang kalian sembunyikan dan apa yang kalian nyalakan. (An Naml:25)

Siti Aisyah r.a. telah mengatakan, "Mahasuci Tuhan yang pendengaran­Nya meliputi semua suara. Demi Allah, sesungguhnya wanita yang menggugat datang kepada Rasulullah Saw. mengadukan perihal suaminya, sedangkan saat itu aku sedang berada di sebelah rumah, dan sesungguhnya Rasulullah Saw. menyembunyikan sebagian dari ucapannya dariku, lalu turunlah firman Allah Swt. yang mengatakan:

'Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang memajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. '(Al Mujaadalah:1)

<b>Firman Allah Swt.:</b>

<i>dan siapa yang bersembunyi di malam hari.</i>

Maksudnya, bersembunyi di dalam rumahnya di kegelapan malam hari.

<i>...dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari.</i>

Yaitu menampakkan dirinya berjalan di siang hari. Kedua keadaan tersebut sama saja bagi ilmu Allah, yakni Dia mengetahui semuanya dengan sama. Hal ini sama dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Ingatlah di waktu mereka menyelimuti dirinya dengan kain. (Huud:5), hingga akhir ayat.

Kalian tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al-Qur’an dan kalian tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atas kalian di waktu kalian melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar daripada itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz). (Yunus:61)

Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.

Oleh: Wasatiah

Ilmu adalah obat paling manjur untuk menyembuhkan kebodohan. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Posting Komentar

Posting Komentar