Surat Ali-Imran Ayat 90
Surat ke-3
Ali-Imran
Ayat 90اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بَعْدَ اِيْمَانِهِمْ ثُمَّ ازْدَادُوْا كُفْرًا لَّنْ تُقْبَلَ تَوْبَتُهُمْ ۚ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الضَّاۤلُّوْنَ
Innal-lażīna kafarū ba‘da īmānihim ṡummazdādū kufral lan tuqbala taubatuhum, wa ulā'ika humuḍ-ḍāllūn(a).
Sesungguhnya orang-orang kafir sesudah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima taubatnya; dan mereka itulah orang-orang yang sesat.
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
_Sungguh_ syarat diterimanya tobat adalah terus menerus dalam keimanan, karena itu, _orang-orang yang kafir setelah beriman_ yaitu setelah melihat bukti-bukti kebenaran, bahkan_ kemudian bertambah kekafirannya_ dengan murtad, membuat kerusakan, dan menyakiti orang-orang Islam, maka mereka_ tidak akan diterima tobatnya,_ karena tidak mungkin mereka bersikap tulus _dan mereka itu_ adalah _orang-orang yang sesat_ serta semakin jauh dari kebenaran.
Tafsir Ibnu Katsir
Allah Swt. berfirman mengancam dan memperingatkan orang yang kafir sesudah imannya, kemudian kekafirannya makin bertambah, yakni terus-menerus dalam kekafirannya hingga mati, bahwa tobat mereka tidak diterima di saat matinya. Makna ayat ini sama dengan ayat lain, yaitu firman-Nya:
Dan tidaklah tobat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka. (An Nisaa:18), hingga akhir ayat.
Karena itulah maka dalam ayat ini Allah Swt. berfirman:
<i>sekali-kali tidak akan diterima tobatnya, dan mereka itulah orang-orang yang sesat.</i>
Yakni mereka keluar dari jalan yang hak menuju ke jalan kesesatan.
Al-Hafiz Abu Bakar Al-Bazzar mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abdullah ibnu Bazi', telah menceritakan kepada kami Yazid ibnu Zurai', telah menceritakan kepada kami Daud ibnu Abu Hindun, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, bahwa ada suatu kaum masuk Islam, setelah itu mereka murtad, lalu masuk Islam lagi, dan murtad kembali. Kemudian mereka mengirimkan utusan kepada kaumnya, meminta kepada kaumnya untuk menanyakan hal tersebut bagi mereka. Lalu kaum mereka menceritakan hal tersebut kepada Rasulullah Saw. Maka turunlah ayat berikut, yaitu firman-Nya:
<i>Sesungguhnya orang-orang kafir sesudah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima tobatnya.</i>
Demikianlah bunyi riwayat Al-Bazzar, sanadnya adalah jayyid.
Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.
Posting Komentar