Surat Ali-Imran Ayat 6
Surat ke-3
Ali-Imran
Ayat 6هُوَ الَّذِيْ يُصَوِّرُكُمْ فِى الْاَرْحَامِ كَيْفَ يَشَاۤءُ ۗ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Huwal-lażī yuṣawwirukum fil-arḥāmi kaifa yasyā'(u), lā ilāha illā huwal-‘azīzul-ḥakīm(u).
Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya. Tak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Hanya _Dialah yang membentuk kamu dalam rahim_ ibumu _menurut yang Dia kehendaki_; laki-laki atau perempuan, baik atau buruk, bahagia atau sengsara. _Tidak ada tuhan_ yang pantas disembah _selain Dia, Yang Mahaperkasa_ dan tidak terkalahkan, _Mahabijaksana_ dalam menetapkan dan mengelola segala sesuatu.H
Tafsir Ibnu Katsir
<b>Firman Allah:</b>
<i>Dialah yang membentuk kalian dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya.</i>
Yakni menciptakan kalian di dalam rahim menurut yang dikehendaki-Nya, apakah laki-laki atau perempuan, apakah tampan atau buruk rupanya, dan apakah celaka atau bahagia.
<i>Tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.</i>
Artinya, Dialah Yang Maha Pencipta, dan Dialah semata yang berhak disembah, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan milik-Nya-lah semua keagungan yang tak terbatas, hikmah, dan semua keputusan hukum.
Di dalam ayat ini terkandung sindiran —dan bahkan cukup jelas— bahwa Isa ibnu Maryam adalah seorang hamba lagi makhluk, seperti manusia lainnya yang diciptakan oleh Allah, karena Allah telah membentuknya di dalam rahim dan menciptakannya sebagaimana dikehendaki-Nya, maka mana mungkin ia dianggap sebagai tuhan seperti yang diduga oleh orang-orang Nasrani. Sesungguhnya dia tumbuh di dalam rahim dan berubah-ubah dari satu keadaan kepada keadaan yang lainnya, seperti yang disebutkan di dalam firman-Nya:
Dia menjadikan kalian dalam perut ibu kalian kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. (Az Zumar:6)
Tafsir as-Sa'di
"Alif lam mim. Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disem-bah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhlukNya). Dia menurunkan al-Kitab (al-Qur`an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil, sebelum (al-Qur`an), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan al-Furqan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat dan Allah Mahaperkasa lagi mempunyai pembalasan (siksa). Sesungguhnya bagi Allah, tidak ada satu pun yang tersembunyi di bumi dan tidak (pula) di langit. Dia-lah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dike-hendakiNya. Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana." (Ali Imran: 1-6).
Madaniyah
(1) ﴾ الٓمٓ ﴿ "Alif lam mim" adalah di antara huruf-huruf yang tidak ada yang mengetahui maknanya kecuali Allah.
(2) Allah memberitakan bahwa Dia ﴾ ٱلۡحَيُّ ﴿ "Hidup kekal" yakni hidup yang sempurna, ﴾ ٱلۡقَيُّومُ ﴿ "Terus menerus mengurus makhluk-Nya," yang melakukannya sendiri dan mengurus segala kondisi makhlukNya, di mana Allah telah mengurus kondisi agama, kondisi dunia, dan kondisi takdir-takdir mereka, lalu Allah menurunkan kepada RasulNya, Muhammad ﷺ al-Kitab dengan kebenaran, yang tidak ada keraguan padanya, dan kitab itu mencakup kebenaran.
(3-4) ﴾ مُصَدِّقٗا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيۡهِ ﴿ "Membenarkan kitab yang telah diturun-kan sebelumnya" dari kitab-kitab suci, artinya, kitab ini mempersak-sikan apa yang dipersaksikan oleh kitab-kitab tersebut, dan mem-benarkan para Rasul yang membawa kitab-kitab tersebut. Demikian juga, ﴾ وَأَنزَلَ ٱلتَّوۡرَىٰةَ وَٱلۡإِنجِيلَ 3 مِن قَبۡلُ ﴿ "dan menurunkan Taurat dan Injil sebe-lum (al-Qur`an)," yakni kitab Allah ini, ﴾ هُدٗى لِّلنَّاسِ ﴿ "menjadi petunjuk bagi manusia," dan Allah menyempurnakan risalah dan menutup-nya dengan Nabi Muhammad ﷺ dan kitabnya yang agung, yang dengannya Allah memberikan petunjukNya kepada makhluk dari kesesatan dan menyelamatkan mereka dari kebodohan, dan dengan-nya Allah memisahkan antara kebenaran dan kebatilan, kebaha-giaan dan kesengsaraan, jalan yang lurus (ke surga) dan jalan ke neraka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya dan meng-ambil petunjuk niscaya mereka akan memperoleh kebaikan yang melimpah dan pahala yang segera maupun yang tertunda, dan ﴾ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ ﴿ "orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah" yang telah dijelaskan oleh Allah dalam KitabNya dan melalui lisan RasulNya, ﴾ لَهُمۡ عَذَابٞ شَدِيدٞۗ وَٱللَّهُ عَزِيزٞ ذُو ٱنتِقَامٍ ﴿ "akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Mahaperkasa lagi mempunyai pembalasan (siksa)" bagi orang-orang yang maksiat kepadaNya.
(5-6) Dan di antara kesempurnaan pengaturanNya (atas hamba-hambaNya) تعالى adalah bahwa ilmuNya meliputi seluruh makhluk, ﴾ لَا يَخۡفَىٰ عَلَيۡهِ شَيۡءٞ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَلَا فِي ٱلسَّمَآءِ ﴿ "bagi Allah tidak ada satu pun yang tersembunyi di bumi dan tidak (pula) di langit," hingga apa yang ada di dalam perut wanita-wanita hamil, Allah-l a h ﴾ ٱلَّذِي يُصَوِّرُكُمۡ فِي ٱلۡأَرۡحَامِ كَيۡفَ يَشَآءُۚ ﴿ "yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dike-hendakiNya," berupa laki-laki, wanita, bentuk yang sempurna, ben-tuk yang cacat, yang selalu berganti dalam tahapan pembentukan-Nya dan keindahan hikmahNya. Oleh karena Dia-lah Dzat yang seperti ini terhadap hamba-hambaNya dan perhatianNya yang besar terhadap kondisi mereka dari permulaan ketika Dia mencip-takan mereka hingga akhir dari perkara mereka, tidak ada sekutu bagiNya dalam semua itu, maka menjadi jelaslah bahwa tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Dia, ﴾ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡعَزِيزُ ﴿ "tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Mahaperkasa," Yang me-nguasai segala makhluk dengan kekuatanNya, dan Perkasa dari sifat kekurangan atau dari sifat tercela, ﴾ ٱلۡحَكِيمُ ﴿ "lagi Mahabijaksana" dalam penciptaan dan syariatNya.
Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir as-Sa'di.
Posting Komentar