Surat Al-Kahf Ayat 48

Surat ke-18

Al-Kahf

Ayat 48

وَعُرِضُوْا عَلٰى رَبِّكَ صَفًّاۗ لَقَدْ جِئْتُمُوْنَا كَمَا خَلَقْنٰكُمْ اَوَّلَ مَرَّةٍۢ ۖبَلْ زَعَمْتُمْ اَلَّنْ نَّجْعَلَ لَكُمْ مَّوْعِدًا

Wa ‘uriḍū ‘alā rabbika ṣaffā(n), laqad ji'tumūnā kamā khalaqnākum awwala marratim bal za‘amtum allan naj‘ala lakum mau‘idā(n).

Artinya

Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris. Sesungguhnya kamu datang kepada Kami, sebagaimana Kami menciptakan kamu pada kali yang pertama; bahkan kamu mengatakan bahwa Kami sekali-kali tidak akan menetapkan bagi kamu waktu (memenuhi) perjanjian.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

_Dan mereka_ pasti _akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris_ satu saf atau banyak saf. Ketika itu Allah berfirman kepada orangorang yang tidak percaya kepada hari kebangkitan, "_Sesungguhnya kamu datang kepada Kami_, sesudah Kami bangkitkan dari kematianmu _sebagaimana Kami menciptakan kamu pada pertama kali._ Kamu datang kepada Kami dalam keadaan sendiri-sendiri, tanpa harta, anak, pakaian dan alas kaki, seperti ketika kamu dilahirkan, _bahkan_ ketika kamu di dunia _kamu menganggap bahwa Kami tidak akan menetapkan bagi kamu waktu_ berbangkit untuk memenuhi _perjanjian_, yakni janji Allah untuk memberi setiap manusia balasan sesuai dengan amal perbuatannya.

Tafsir Ibnu Katsir

<b>Firman Allah Swt.:</b>

<i>Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berba­ris.</i>

Makna ayat ini dapat ditakwilkan bahwa semua makhluk akan diberdiri-kan di hadapan Allah Swt. dalam keadaan berbaris. Seperti yang dimak­sudkan oleh firman-Nya dalam ayat yang lain, yaitu:

Pada hari ketika roh dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mere­ka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin ke­padanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah, dan ia mengucapkan kata yang benar. (An-Naba': 38)

Dapat pula ditakwilkan bahwa mereka diberdirikan membentuk saf-saf, bukan hanya satu saf saja. Sebagaimana pengertian yang terdapat di dalam firman-Nya:

dan datanglah Tuhanmu, sedangkan malaikat berbaris-baris. (89:22)

Adapun firman Allah Swt. yang mengatakan:

<i>Sesungguhnya kalian datang kepada Kami, sebagaimana Kami menciptakan kalian pada yang pertama kali.</i>

Di dalam kalimat ayat ini terkandung makna teguran terhadap orang-orang yang tidak percaya kepada adanya hari berbangkit, sekaligus seba­gai celaan buat mereka di hadapan seluruh saksi yang ada pada hari itu. Karena itulah dalam firman selanjutnya disebutkan:

<i>...bahkan kalian mengatakan bahwa Kami sekali-kali tidak akan menetapkan bagi kalian waktu (memenuhi) perjanjian.</i>

Yakni tiadalah menurut sangkaan kalian hari ini akan terjadi, dan bahwa kejadian ini tidaklah ada.

Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.

Oleh: Wasatiah

Ilmu adalah obat paling manjur untuk menyembuhkan kebodohan. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Posting Komentar

Posting Komentar