Surat Al-Isra' Ayat 61

Surat ke-17

Al-Isra'

Ayat 61

وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ قَالَ ءَاَسْجُدُ لِمَنْ خَلَقْتَ طِيْنًاۚ

Wa iż qulnā lil-malā'ikatisjudū li'ādama fa sajadū illā iblīs(a), qāla a'asjudu liman khalaqta ṭīnā(n).

Artinya

Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu semua kepada Adam", lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: "Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?"

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Penolakan orang-orang kafir kepada para rasul itu bukanlah sesuatu yang baru. Para rasul sebelum Nabi Muhammad juga mendapatkan perlakuan yang sama dari kaumnya. Permusuhan kepada para nabi bahkan telah dimulai semenjak permusuhan Iblis kepada Nabi Adam._ Dan_ ingatlah _ketika Kami berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kamu semua kepada Adam,"_ yakni sujud dengan tujuan penghormatan bukan menyembah, _lalu mereka_ semuanya _sujud, kecuali Iblis_ yang enggan bersujud karena keangkuhan dan kedurhakaannya._ Ia_ (Iblis) berkata,_ "Apakah aku harus bersujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah_ yang rendah derajatanya daripadaku yang Engkau ciptakan dari api?

Tafsir Ibnu Katsir

Allah'Swt. menyebutkan permusuhan iblis la'natullah terhadap Adam dan keturunannya, bahwa permusuhan itu merupakan permusuhan masa silam sejak Adam diciptakan. Karena sesungguhnya Allah Swt. telah memerintahkan kepada para malaikat untuk bersujud kepada Adam, maka bersujudlah mereka kepadanya kecuali iblis. Iblis membangkang dan som­bong, tidak mau bersujud kepada Adam, karena merasa lebih tinggi dan memandang Adam hina. Ia mengatakan seperti yang disitir oleh firman-Nya:

<i>Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?</i>

Di dalam ayat lain disebutkan oleh firman-Nya:

Saya lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan saya dari api, sedangkan, dia Engkau ciptakan dari tanah liat. (Al A'raf:12)

Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.

Oleh: Wasatiah

Ilmu adalah obat paling manjur untuk menyembuhkan kebodohan. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Posting Komentar

Posting Komentar