Surat Al-Baqarah Ayat 250
Surat ke-2
Al-Baqarah
Ayat 250وَلَمَّا بَرَزُوْا لِجَالُوْتَ وَجُنُوْدِهٖ قَالُوْا رَبَّنَآ اَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّثَبِّتْ اَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ۗ
Wa lammā barazū lijālūta wa junūdihī qālū rabbanā afrig ‘alainā ṣabraw wa ṡabbit aqdāmanā wanṣurnā ‘alal-qaumil-kāfirīn(a).
Tatkala Jalut dan tentaranya telah nampak oleh mereka, merekapun (Thalut dan tentaranya) berdoa: "Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir".
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
_Dan ketika_ saat yang mencekam semakin dekat, _mereka_, yakni kelompok kecil namun didukung keimanan yang kuat, terus _maju_ untuk _melawan Jalut dan tentaranya,_ meski mereka tahu benar kekuatan mereka tidak sebanding dengan kekuatan tentara Jalut. Untuk menguatkan mental, _mereka berdoa, "Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami_ untuk menghadapi situasi yang berat ini; _kukuhkanlah langkah kami_ di medan perang ini;_ dan tolonglah kami_ untuk _menghadapi_ dan mengalahkan _orang-orang kafir._ " Cerita ini memberi kita beberapa pelajaran dalam menghadapi situasi yang berat dan sulit. _Pertama_, berani menghadapi dengan penuh kesabaran. _Kedua_, mempersiapkan apa saja yang memungkinkan untuk memantapkan langkah. _Ketiga_, berdoa untuk menguatkan mental.
Tafsir Ibnu Katsir
Ketika tentara yang beriman yang berjumlah sedikit di bawah pimpinan Talut berhadap-hadapan dengan bala tentara Jalut yang berjumlah sangat besar itu, maka bala tentara Talut berdoa:
<i>Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami.</i>
Yakni curahkanlah kepada kami kesabaran dari sisi-Mu.
<i>...dan kokohkanlah pendirian kami.</i>
Yaitu dalam menghadapi musuh-musuh kami itu, dan jauhkanlah kami dari sifat pengecut dan lemah.
<i>...dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.</i>
Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.
Posting Komentar