Surat Al-Baqarah Ayat 18

Surat ke-2

Al-Baqarah

Ayat 18

صُمٌّ ۢ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لَا يَرْجِعُوْنَۙ

Ṣummum bukmun ‘umyun fahum lā yarji‘ūn(a).

Artinya

Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar),

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

_Mereka_ seperti orang _tuli_, sebab mereka telah kehilangan fungsi pendengaran dengan tidak mengikuti kebenaran yang didengar. Mereka juga seperti orang _bisu_ karena tidak mengucapkan kebenaran oleh sebab hati mereka tertutup, sehingga tidak tergerak melakukan itu. _Dan_ mereka juga seperti orang _buta_, karena kehilangan fungsi penglihatan, baik melalui mata kepala (_basar_) ataupun mata hati (_basirah_), dengan tidak mengambil pelajaran dari hal-hal yang mereka lihat, _sehingga_ pada akhirnya _mereka tidak dapat kembali_ dari kesesatan itu kepada kebenaran yang telah mereka jual dan tinggalkan.
 

Tafsir Ibnu Katsir

Ali Ibnu Abu Talhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna <i>summun bukmun 'umyun,</i> bahwa mereka tidak dapat mendengar petunjuk, tidak dapat melihatnya, dan tidak dapat mem-haminya. Hal yang sama dikatakan pula oleh Abul Aliyah dan Qatadah ibnu Di'amah.

<i>Fahum la yarji'una,</i> menurut Ibnu Abbas mereka tidak dapat kembali ke jalan hidayah. Hal yang sama dikatakan pula oleh Ar-Rabi' ibnu Anas.

As-Saddi meriwayatkan berikut sanadnya sehubungan dengan makna firman-Nya, "Summun bukmun 'umyun fahum la yarji'una," yakni mereka tidak dapat kembali kepada Islam. Sedangkan menurut Qatadah, mereka tidak dapat kembali itu maksudnya tidak dapat bertobat dan tidak pula mereka ingat.

Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.

Oleh: Wasatiah

Ilmu adalah obat paling manjur untuk menyembuhkan kebodohan. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Posting Komentar

Posting Komentar