Surat Al-Baqarah Ayat 155
Surat ke-2
Al-Baqarah
Ayat 155وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ
Wa lanabluwannakum bisyai'im minal-khaufi wal-jū‘i wa naqaṣim minal-amwāli wal-anfusi waṡ-ṡamarāt(i), wa basysyiriṣ-ṣābirīn(a).
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Kehidupan manusia memang penuh cobaan. _Dan Kami pasti akan menguji kamu_ untuk mengetahui kualitas keimanan seseorang _dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan._ Bersabarlah dalam menghadapi semua itu. _Dan sampaikanlah kabar gembira_, wahai Nabi Muhammad, _kepada orang-orang yang sabar_ dan tangguh dalam menghadapi cobaan hidup, yakni _orang-orang yang apabila ditimpa musibah_, apa pun bentuknya, besar maupun kecil, _mereka berkata, Inna lilla hi wa inna ilaihi ra ji'un (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali)_. Mereka berkata demikian untuk menunjukkan kepasrahan total kepada Allah, bahwa apa saja yang ada di dunia ini adalah milik Allah; pun menunjukkan keimanan mereka akan adanya hari akhir. _Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk_ sehingga mengetahui kebenaran.
Tafsir Ibnu Katsir
Allah Swt. memberitahukan bahwa Dia pasti menimpakan cobaan kepada hamba-hamba-Nya, yakni melatih dan menguji mereka. Seperti yang disebutkan di dalam firman lainnya, yaitu:
Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kalian agar Kami mengetahui (supaya nyata) orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kalian, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwal kalian. (Muhammad:31)
Adakalanya Allah Swt. mengujinya dengan kesenangan dan adakalanya mengujinya dengan kesengsaraan berupa rasa takut dan rasa lapar, seperti yang disebutkan di dalam firman-Nya:
Karena itu, Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan. (An Nahl:112)
Di dalam surat ini Allah Swt. berfirman:
<i>...dengan sedikit ketakutan dan kelaparan.</i>
Yang dimaksud dengan sesuatu ialah sedikit.
Sedangkan firman-Nya:
<i>...dan kekurangan harta.</i>
Yakni lenyapnya sebagian harta.
<i>...dan kekurangan jiwa.</i>
Yaitu dengan meninggalnya teman-teman, kaum kerabat, dan kekasih-kekasih.
<i>...dan kekurangan buah-buahan.</i>
Yakni kebun dan lahan pertanian tanamannya tidak menghasilkan buahnya sebagaimana kebiasaannya (menurun produksinya). Sebagian ulama Salaf mengatakan bahwa sebagian pohon kurma sering tidak berbuah, hal ini dan yang semisal dengannya merupakan suatu cobaan yang ditimpakan oleh Allah Swt. kepada hamba-hamba-Nya. Barang siapa yang sabar, maka ia mendapat pahala, dan barang siapa tidak sabar, maka azab-Nya akan menimpanya. Karena itulah, maka di penghujung ayat ini disebutkan:
<i>Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.</i>
Salah seorang Mufassirin meriwayatkan bahwa makna yarg dimaksud dengan al-khauf ialah takut kepada Allah, al-ju'u ialah puasa bulan Ramadan, naqsul amwal ialah zakat harta benda, al-anfus ialah berbagai macam sakit, dan samarat ialah anak-anak. Akan tetapi, pendapat ini masih perlu dipertimbangkan.
Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.
Posting Komentar