Surat Al-A'raf Ayat 63
Surat ke-7
Al-A'raf
Ayat 63اَوَعَجِبْتُمْ اَنْ جَاۤءَكُمْ ذِكْرٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ عَلٰى رَجُلٍ مِّنْكُمْ لِيُنْذِرَكُمْ وَلِتَتَّقُوْا وَلَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
Awa‘ajibtum an jā'akum żikrum mir rabbikum ‘alā rajulim minkum liyunżirakum wa litattaqū wa la‘allakum turḥamūn(a).
Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepada kamu peringatan dari Tuhanmu dengan perantaraan seorang laki-laki dari golonganmu agar dia memberi peringatan kepadamu dan mudah-mudahan kamu bertakwa dan supaya kamu mendapat rahmat?
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Selanjutnya Nabi Nuh berkata, _"Dan herankah_, tidak percayakah, _kamu bahwa ada peringatan yang datang dari Tuhanmu melalui_ perantaraan _seorang laki-laki dari kalanganmu sendiri_, yakni dari anggota masyarakatmu yang kamu tahu keturunan dan kejujurannya, _untuk memberi peringatan kepadamu_ dengan azab apabila kamu ingkar _dan agar kamu bertakwa_ mengikuti perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya, _sehingga kamu mendapat rahmat_ dari Allah dan terhindar dari siksa-Nya. Tidaklah pantas kamu heran, bahkan meragukan kebenaran ajaran yang aku bawa setelah datang bukti dan keterangan yang jelas kepadamu."
Tafsir Ibnu Katsir
Allah Swt. berfirman menceritakan perihal Nabi Nuh a.s., bahwa Nuh berkata kepada kaumnya:
<i>Dan apakah kalian (tidak percaya) dan heran.</i>, hingga akhir ayat.
Maksudnya, janganlah kalian heran akan hal ini karena bukanlah hal yang mengherankan bilamana Allah menurunkan wahyu kepada seorang lelaki diantara kalian. Hal itu justru merupakan rahmat bagi kalian, belas kasihan dari Allah, dan kebaikan-Nya kepada kalian. Utusan itu ditugaskan-Nya agar memberikan peringatan kepada kalian supaya kalian takut kepada pembalasan Allah dan supaya kalian tidak mempersekutukan-Nya.
<i>...dan supaya kalian mendapat rahmat.</i>
Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.
Posting Komentar