Surat Al-A'raf Ayat 168

Surat ke-7

Al-A'raf

Ayat 168

وَقَطَّعْنٰهُمْ فِى الْاَرْضِ اُمَمًاۚ مِنْهُمُ الصّٰلِحُوْنَ وَمِنْهُمْ دُوْنَ ذٰلِكَ ۖوَبَلَوْنٰهُمْ بِالْحَسَنٰتِ وَالسَّيِّاٰتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ

Wa qaṭṭa‘nāhum fil-arḍi umamā(n), minhumuṣ-ṣāliḥūna wa minhum dūna żālik(a), wa balaunāhum bil-ḥasanāti was-sayyi'āti la‘allahum yarji‘ūn(a).

Artinya

Dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya ada orang-orang yang saleh dan di antaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran).

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Ayat sebelum ini menginformasikan bahwa Allah telah menetapkan mereka akan disiksa sampai hari Kiamat, pada ayat ini dijelaskan bagaimana orang-orang Yahudi itu dipencar-pencar di berbagai belahan bumi. _Dan Kami pecahkan_, cerai-beraikan dan kelompokkan _mereka_ orang-orang Yahudi _di dunia ini_, sehingga mereka _menjadi beberapa golongan_; namun demikian mereka tidak juga berbuat baik. _Di antaranya ada orang-orang yang saleh_, yaitu mereka yang beriman dan konsisten dengan keimanannya itu, atau mengikuti tuntunan Nabi Musa dan kemudian masuk Islam setelah kedatangan Nabi Muhammad; _dan ada_ juga di antara mereka _yang tidak demikian_, yakni yang kafir dan durhaka. _Dan Kami_ telah dan pasti akan _uji mereka dengan_ jalan memberi nikmat dan berbagai hal _yang baik-baik dan_ bencana atau berbagai hal _yang buruk-buruk, agar mereka kembali_ kepada kebenaran, bertobat dan menyesali pelanggaran-pelanggaran yang mereka lakukan.

Tafsir Ibnu Katsir

Allah Swt. menceritakan bahwa Dia mencerai-beraikan orang-orang Yahudi di muka bumi ini menjadi berbagai golongan dan sekte, seperti yang disebutkan di dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan Kami berfirman sesudah itu kepada Bani Israil, "Diamlah di negeri ini, maka apabila datang masa berbangkit, niscaya Kami datangkan kalian dalam keadaan bercampur-baur." (Al Israa':104)

<b>Firman Allah Swt.:</b>

<i>...di antaranya ada orang-orang yang saleh dan di antaranya ada yang tidak demikian.</i>

Dengan kata lain di antara mereka ada orang orang baik, ada pula yang tidak baik. Sama pengertiannya dengan apa yang dikatakan oleh jin melalui firman-Nya:

Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda. (Al Jin:11}

<b>Firman Allah Swt.:</b>

<i>Dan Kami coba mereka.</i>

Maksudnya, Kami uji mereka.

<i>...dengan (nikmat) yang baik dan (bencana) yang buruk-buruk.</i>

Yakni dengan kemakmuran dan kesempitan, dengan kesukaan dan kedukaan dan dengan kesehatan dan penyakit.

<i>...agar mereka kembali (kepada kebenaran).</i>

Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.

Oleh: Wasatiah

Ilmu adalah obat paling manjur untuk menyembuhkan kebodohan. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Posting Komentar

Posting Komentar