Surat Al-An'am Ayat 28

Surat ke-6

Al-An'am

Ayat 28

بَلْ بَدَا لَهُمْ مَّا كَانُوْا يُخْفُوْنَ مِنْ قَبْلُ ۗوَلَوْ رُدُّوْا لَعَادُوْا لِمَا نُهُوْا عَنْهُ وَاِنَّهُمْ لَكٰذِبُوْنَ

Bal badā lahum mā kānū yukhfūna min qabl(u), wa lau ruddū la‘ādū limā nuhū ‘anhu wa innahum lakāżibūn(a).

Artinya

Tetapi (sebenarnya) telah nyata bagi mereka kejahatan yang mereka dahulu selalu menyembunyikannya. Sekiranya mereka dikembalikan ke dunia, tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta belaka.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Nurani mereka ingin kembali ke dunia untuk menjadi orang beriman, _tetapi_ sebenarnya _bagi mereka telah nyata kejahatan_, yaitu penolakan dan kekufuran mereka terhadap ajakan Rasulullah _yang mereka sembunyikan dahulu_ dalam lubuk hati mereka. _Seandainya mereka dikembalikan ke dunia_, suatu angan-angan yang tidak mungkin terjadi, _tentu mereka akan mengulang kembali_ kekufuran, kemusyrikan, dan kemunafikan _yang telah dilarang_ oleh Allah _mengerjakannya._ _Mereka itu_ kenyataannya _sungguh pendusta_ terhadap diri mereka sendiri.

Tafsir Ibnu Katsir

Adapun mengenai makna idrab (tetapi) yang ada dalam firman-Nya:

<i>Tetapi (sebenarnya) telah nyata bagi mereka kejahatan yang mereka dahulu selalu menyembunyikannya.</i>

Sesungguhnya mereka tidak sekali-kali meminta untuk dikembalikan ke dunia karena ingin dan suka kepada iman, melainkan semata-mata karena takut kepada azab yang mereka saksikan yang merupakan pem­balasan dari apa yang dahulu mereka perbuat, yaitu kekafiran mereka. Untuk itulah mereka minta kembali ke dunia agar bebas dari kengerian pemandangan neraka yang mereka saksikan itu. Karena itulah dalam firman selanjutnya disebutkan:

<i>Sekiranya mereka dikembalikan ke dunia, tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta-pendusta belaka.</i>

Yakni dalam permintaan mereka yang menginginkan agar dikembalikan ke dunia supaya mereka dapat beriman. Permintaan itu bukan didasari karena suka dan cinta kepada keimanan.

Kemudian Allah berfirman menceritakan perihal mereka, bahwa sekiranya mereka dikembalikan ke dalam kehidupan di dunia, niscaya mereka akan kembali mengulangi perbuatan yang mereka dilarang melakukannya, yaitu kekufuran dan menentang perkara yang hak.

<i>Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta-pendusta belaka.</i>

Yaitu dalam penyesalan mereka yang disebutkan oleh firman-Nya:

<i>Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman. </i>

Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir.

Oleh: Wasatiah

Ilmu adalah obat paling manjur untuk menyembuhkan kebodohan. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

Posting Komentar

Posting Komentar