Surat Al-An'am Ayat 127
Surat ke-6
Al-An'am
Ayat 127۞ لَهُمْ دَارُ السَّلٰمِ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَهُوَ وَلِيُّهُمْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Lahum dārus-salāmi ‘inda rabbihim wa huwa waliyyuhum bimā kānū ya‘malūn(a).
Bagi mereka (disediakan) darussalam (surga) pada sisi Tuhannya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka kerjakan.
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
_Bagi mereka_ ada beberapa penghargaan yang agung dari Allah. Pertama, disediakan _tempat yang damai_, yaitu surga yang tidak ada kesulitan apa pun di dalamnya. Kedua, mereka berada di suatu tempat yang sangat terhormat yaitu _di sisi Tuhannya_ yang telah membimbing mereka. _Dan,_ ketiga, _Dialah pelindung mereka_ yang selalu mengasihi dan menyertai mereka dalam segala suasana. Hal itu semua disebabkan _karena amal kebajikan yang mereka kerjakan_.
Tafsir Ibnu Katsir
<b>Firman Allah Swt.:</b>
<i>Bagi mereka (disediakan) Darussalam.</i>
Yakni surga.
<i>Pada sisi Tuhannya.</i>
Yaitu kelak di hari kiamat. Allah menggambarkan surga dengan sebutan Darussalam dalam ayat ini mengingat mereka telah menempuh jalan yang membawa kepada keselamatan, yaitu jalan yang lurus mengikuti jejak dan sepak terjang para nabi. Dengan kata lain, sebagaimana mereka selamat dari malapetaka penyelewengan, maka mereka pun dapat sampat ke Darussalam (surga).
<i>...dan Dialah Pelindung mereka.</i>
Allah Yang memelihara mereka, Yang menolong, dan Yang mendukung mereka.
<i>disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka kerjakan.</i>
Yakni sebagai balasan atas amal-amal mereka yang saleh, maka Allah menyerahkan kepada mereka dan memberi mereka surga dari karunia dan kemurahan-Nya.
Tafsir as-Sa'di
"Dan inilah jalan Tuhanmu, (jalan) yang lurus. Sungguh Kami telah menjelaskan ayat-ayat (Kami) kepada orang-orang yang mengambil pelajaran. Bagi mereka (disediakan) darussalam (surga) pada sisi Tuhannya, dan Dia-lah Pelindung mereka disebabkan amal-amal shalih yang selalu mereka kerjakan." (Al-An'am: 126-127).
(126) Maksudnya, jalan yang seimbang dan mengantarkan kepada Allah dan kepada rumah kemuliaanNya. Hukum-hukumNya telah dijelaskan, syariat-syariatNya telah diperinci, kebaikan dan keburukan telah dibedakan, akan tetapi perincian dan penjelasan ini bukan untuk setiap orang, ia hanya untuk ﴾ لِقَوۡمٖ يَذَّكَّرُونَ ﴿ "orang-orang yang mengambil pelajaran." Karena merekalah orang-orang yang mengetahui dan mengambil manfaat dari ilmunya, dan Allah menyiapkan untuk mereka balasan yang besar dan pahala yang baik.
(127) Oleh karena itu Dia berfirman, ﴾ لَهُمۡ دَارُ ٱلسَّلَٰمِ عِندَ رَبِّهِمۡۖ ﴿ "Bagi mereka (disediakan) darussalam (surga)." Surga dinamakan darus-salam karena keselamatannya dari segala kekurangan, cacat, keke-ruhan, kesedihan, kecemasan, dan pengganggu-pengganggu lainnya. Hal itu secara otomatis menunjukkan bahwa nikmatnya benar-benar sempurna dan benar-benar lengkap di mana orang yang ingin menjelaskannya tidak mampu untuk menjelaskannya. Para pengkhayal tidak akan berkhayal melebihi hakikatnya, berupa nik-mat rohani, hati, dan badan. Mereka mendapatkan sesuatu yang diinginkan oleh jiwa dan dinikmati oleh mata, dan mereka kekal di dalamnya.
﴾ وَهُوَ وَلِيُّهُم ﴿ "Dan Dia-lah Pelindung mereka," Yang mengatur dan mendidik mereka, menyayangi mereka dalam segala perkara mereka, membantu mereka untuk menaatiNya, memudahkan un-tuk mereka segala sebab yang mengantarkan kepada kecintaanNya. Dia melindungi mereka karena amal baik mereka dan persembahan mereka di mana tujuan mereka adalah ridha Allah, lain halnya dengan orang yang berpaling dari pelindungNya dan mengikuti hawa nafsunya, dia dikuasai oleh setan, maka setanlah yang meng-urusinya sehingga ia merusak agama dan dunianya.
Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir as-Sa'di.
Posting Komentar