Surat Al-An'am Ayat 11
Surat ke-6
Al-An'am
Ayat 11قُلْ سِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ ثُمَّ انْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِيْنَ
Qul sīrū fil-arḍi ṡummanẓurū kaifa kāna ‘āqibatul-mukażżibīn(a).
Katakanlah: "Berjalanlah di muka bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu".
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Orang-orang kafir lalu diminta untuk mengamati nasib umat manusia sebelumnya yang mendustakan ajaran Allah. _Katakanlah,_ wahai Nabi Muhammad, kepada orang-orang kafir yang menolak ajakan beriman kepada Allah, _"Jelajahilah bumi_, dengan mengunjungi jejak para nabi dan menelaah kisah umat-umat terdahulu, _kemudian perhatikanlah_ dengan cermat melalui pikiran yang jernih dan hati yang bersih, _bagaimana kesudahan_, perjalanan hidup dan nasib _orang-orang yang mendustakan_ ajaran Rasulullah _itu_ di dunia?"
Tafsir Ibnu Katsir
<b>Firman Allah Swt.:</b>
<i>Katakanlah, "Berjalanlah di muka bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu!"</i>
Yakni pikirkanlah oleh kalian sendiri dan lihatlah apa yang telah ditimpakan oleh Allah terhadap generasi-generasi terdahulu, yaitu mereka yang mendustakan rasul-rasul-Nya dan mengingkarinya. Mereka ditimpa oleh azab, pembalasan, dan siksaan di dunia, di samping azab pedih yang telah menunggu mereka di hari kemudian. Dan bagaimanakah kami selamatkan rasul-rasul Kami beserta hamba-hamba Kami yang mukmin.
Tafsir as-Sa'di
"Dan sungguh beberapa rasul sebelum kamu telah diolok-olok, maka turunlah kepada orang-orang yang mencemoohkan di antara mereka balasan (azab) olok-olokan mereka. Katakanlah, 'Berjalanlah di muka bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu'." (Al-An'am: 10-11).
(10) Allah menghibur dan menyabarkan RasulNya, serta mengancam musuh-musuhnya, ﴾ وَلَقَدِ ٱسۡتُهۡزِئَ بِرُسُلٖ مِّن قَبۡلِكَ ﴿ "Dan sung-guh beberapa rasul sebelum kamu telah diolok-olok," ketika mereka datang kepada umat-umat mereka dengan keterangan-keterangan, mereka mendustakan rasul-rasul itu dan menghina mereka serta syariat yang mereka bawa, maka Allah membinasakan mereka de-ngan kekufuran dan pendustaan itu, dan membalas mereka dengan azab yang setimpal. ﴾ فَحَاقَ بِٱلَّذِينَ سَخِرُواْ مِنۡهُم مَّا كَانُواْ بِهِۦ يَسۡتَهۡزِءُونَ ﴿ "Maka turunlah kepada orang-orang yang mencemoohkan di antara mereka ba-lasan (azab) olok-olokan mereka." Waspadalah wahai para pendusta, jangan terus menerus di atas pendustaanmu, maka kamu pun ter-timpa apa yang menimpa mereka.
(11) Jika kamu bimbang atau ragu dalam perkara ini, maka ﴾ سِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ ثُمَّ ٱنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُكَذِّبِينَ ﴿ "berjalanlah di muka bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang men-dustakan itu." Kamu tidak mendapatkan kecuali kaum yang dibi-nasakan dan umat yang bergelimpangan diterpa azab dan dalam keadaan rusak. Negeri-negeri sepi, daerah-daerah itu pun lengang, seluruh penikmat kebahagiaan luruh, Maharaja yang berkuasa membinasakan mereka, berita mereka menjadi pelajaran bagi ulil abshar. Perjalanan yang diperintahkan ini adalah perjalanan hati dan badan yang menghasilkan pembelajaran. Adapun sekedar me-lihat tanpa mengambil pelajaran, maka ia sama sekali tidak berguna.
Sumber: Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir as-Sa'di.
Posting Komentar